Rabu, 28 Januari 2015

Berjuang! Seperjuangan #1Day1Dream

"Dia adalah kawan seperjuangan."
Seperjuangan. Kata orang ini menandakan kedekatan dan berarti telah mengenal di masa susahnya. Anggap aja begitu, anggap gua sudah sedikit mengenalnya karena sering gua amati. Tenang, gua bukan psycho yang pelajari korbannya sampai seluk beluknya dan juga bukan maho. Kami sekedar murid yang berbeda kelas dan saling kenal karena persamaan perjuangan.
Sebut saja Jaya, nama sedikit disamarkan karena itu sepenggal dari nama aslinya.
Gua sering ngobrol dan ketemu karena kami harus berjuang di 'masa latihan' ini, tapi di 'medan perang' nanti kita masing-masing, gak butuh bantuan orang lain. Masa latihan yang dimaksud adalah kegiatan belajar bersama gua dengan Jaya dan medan perang yang dimaksud adalah ujian masuk PTN (Perguruan Tinggi Negeri) nanti.

Tentunya semakin banyak belajar bersama semakin obrolan ngelantur sana-sini yang keluar dan bisa juga menyinggung ke masalah mimpi untuk diwujudkan di masa depan. Pokoknya mimpi yang sangat diwujudkna di tahun 2015 ini adalah dengan menjadi mahasiswa ITB. Gua gak meragukan meski sekolah gua bukan langganan masuk universitas favorit. Karena gua dan Jaya juga bukan murid sekolah lagi, kami pengangguran sementara.

Gua yakin dia bisa masuk karena usahanya membuat gua iri, gua ingin berusaha seperti dia. Dia belajar lebih giat tapi bukan berarti semangat gua tak sama. Dia termasuk golongan pintar, gua mengakui kepintarannya, dia sekelas dengan Andi yang naik-naik ke tangga mimpi kemarin. Mungkin dia sedang sial, makanya dia belum bisa naik ke tangga mimpi seperti Andi. Gua juga bingung kenapa ia tak lolos PTN. Padahal gua sudah yakin dia pasti lolos kala itu. Nyatanya dia malah jadi kawan seperjuangan.

Dia lebih mudah memahami pelajaran dibanding gua, dia juga tipe pengatur strategi untuk ujian tapi . Apapun itu, semoga dia mimpinya tercapai. Berjuang, kawan seperjuangan!

nyari inspirasi buat besok lagi ah...

sumber gambar:
www.theguardian.com



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Itu ceritaku apa komentarmu ? Berbagilah komentar jangan sungkan.

Menerima kritik dan saran yang bersifat membangun (bukan membangunkan emosi negatif).

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...