Selasa, 25 Juni 2013

Sekolah Dambaan, Hanya Ada Dalam Angan

Membahas sekolah dambaan pasti semua orang memiliknya di angan masing-masing. Iya hanya angan-angan. Realitanya kita mendapatkan sekolah yang standar-standar saja atau kita memang terpaksa memasuki sekolah yang sekarang, karena hanya sekolah itu yang terbaik di lingkungan kita. Kesan pertama kali kita masuk sekolah pasti tak sesuai yang ada dalam angan, ya apa boleh buat. Tapi seiring kita keluar masuk sekolah dan bergantinya hari kita mulai merasa comfort dengan sekolah yang sekarang. Kriteria sekolah dambaan dalam angan pun mulai terlupakan.



Senin, 24 Juni 2013

Cerita Bawang Merah dan Bawang Putih Versi 2013

Lagi-lagi (beruntung) gua menonton tv, lebih tepatnya menonton acara dunia yang hanya diisi oleh 2 orang saja, dunia berita. Entah kenapa gua juga kaget melihat harga bawang yang pada melambung padahal ga ada yang nendang sampe melambungnya tinggi banget. Lagian ga mungkin juga pemain sepakbola yang nendang bawang sampe melambung gitu atau memang beneran ada? Mungkin memang ada, adanya di cerita fiksi, si pesepakbola itu sedang melatih kemampuannya.


Bukan mau mengkritisi masalah melambungnya harga bawang kok, lagi gak mau mikirin hal-hal berat kayak gitu. Gua justru mau berbagi cerpen yang terinspirasi dari harga bawang. Tenang, diceritanya ga ada adegan pemain sepakbola lagi latihan nendang-nendang bawang sampai melambung tinggi.

Rabu, 19 Juni 2013

Peranakan Bahasa Indonesia, Penghancur Bahasa atau Patut Dihargai?

60 tahun lebih Indonesia telah merdeka, 60 menit pula dalam 1 jam dan 60 detik dalam 1 menit. Semakin bertambahnya waktu duniawi semakin banyak pula insan yang telah meninggal dan terkubur di bawah kaki kita. Bukan hanya insan yang di bawah kaki kita adalah orang-orang kreatif, di sekitar kita yang masih hidup berada di atas tanah banyak sekali orang yang berjiwa kreatif. Entah apakah kalian bisa menyebutkan kreatifnya orang yang terkubur di dalam tanah? gue pun enggak tau. Semakin banyak orang kreatif muncul dan beraksi di bidangnya tersendiri. Sementara gua? masih mencari jati diri #halah


Kali ini gua mau bahas peranakan dari bahasa persatuan kita yaitu bahasa Indonesia, dalam tulisan ataupun ucapan. Mungkin bakal ada juga yang berpikir bahasa di bawah ini adalah bahasa-bahasa aneh Indonesia. Bagi gue enggak, justru kreatif sampe bisa membuat bahasa sendiri. Membuat bahasa itu sulit lho, apalagi membuat orang lain mau menggunakannya dengan ikhlas bahkan sampai jadi kebiasaan. Siapa sangka selain bahasa Alay ternyata masih ada lagi bahasa kreatif yang dibuat oleh anak muda negeri ini, bahkan bisa sampai menulari orang yang mulai melangkah ke masa tua. Yaudah daripada gua gak nemu kata-kata buat pembukaan lagi mending disimak ketikan gua ini bener apa engga.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...